Comparison

Satudikti vs Digitalent Mobile

Price, ratings, monetisation and update history for both apps, side by side — with what reviewers say about each.

Head to head
About

Satudikti

Features
Read full description

Satudikti merupakan platform berbasis mobile yang terintegrasi dengan berbagai layanan unggulan dari Ditjen Diktiristek (Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi). Aplikasi ini dilengkapi dengan berbagai fitur terbaik untuk memenuhi kebutuhan seluruh insan dikti. Satudikti mengusung misi untuk menyediakan layanan yang prima pada lingkup perguruan tinggi. Berikut daftar layanan yang tersedia dalam aplikasi Satudikti: Kampus Merdeka Program Kemendikbud Ristek yang bertujuan untuk mempersiapkan karir mahasiswa yang dapat memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukan eksplorasi pengetahuan di luar program studi dan perguruan tinggi. Beasiswa Layanan yang akan menampilkan informasi beasiswa yang diselenggarakan oleh Kemendikbud Ristek untuk dosen dan mahasiswa. PDDIKTI Pusat kumpulan data penyelenggara pendidikan tinggi seluruh Indonesia yang memberi kemudahan bagi para pengguna untuk mengakses informasi seputar perguruan tinggi serta civitas akademika di manapun dan kapanpun. Kedaireka Solusi terkini dalam mewujudkan kemudahan sinergi kontribusi perguruan tinggi dengan komersialisasi industri untuk kemajuan bangsa Indonesia, yang sejalan dengan visi Kampus Merdeka. SIVIL Layanan yang dapat diakses oleh alumni perguruan tinggi untuk memastikan keabsahan ijazah dengan cara memasukkan nomor yang terdapat pada ijazah. Kompetensi Dosen Layanan yang memuat informasi terkait modul penawaran dan pengusulan program sertifikasi yang dapat diikuti oleh dosen dan tenaga pendidik untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas pendidikan dosen. Ijazah LN Layanan dari Kemendikbud Ristek untuk masyarakat umum guna mengecek dan memvalidasi apakah ijazah yang diperoleh dari studi luar negeri setara dengan ijazah yang berlaku di Indonesia atau tidak. SINTA Layanan yang dibangun untuk mengukur kinerja peneliti, institusi, dan jurnal ilmiah yang ada di Indonesia. Garuda Platform sumber informasi publikasi ilmiah di Indonesia yang dikelola oleh Kemendikbud Ristek untuk civitas akademika yang dapat digunakan sebagai rujukan untuk penelitian. SIAGA Platform yang berfungsi sebagai pusat pengusulan yang berkaitan dengan pendirian perguruan tinggi swasta, perubahan status perguruan tinggi swasta, dan pembukaan program studi baru pada perguruan tinggi. Tracer Study Layanan yang memungkinkan alumni perguruan tinggi untuk mengisi kuesioner terkait pendataan lulusan dari suatu perguruan tinggi dan pengguna umum untuk mencari statistik perguruan tinggi yang diinginkan. SISTER Layanan yang ditujukan untuk tenaga pendidik di Indonesia agar dapat mengakses data diri dan mendapatkan informasi terkait kinerja akademik. G-Magz Layanan yang menyediakan berbagai majalah elektronik keluaran Kemendikbud Ristek terkait pendidikan, perkembangan teknologi, hingga isu-isu terkini dalam dunia akademik. BIMA Layanan untuk mengajukan usulan penelitian maupun pengabdian, hingga melaporkan kegiatan yang bisa dilakukan secara online. Simbelmawa Layanan yang dirancang untuk mendukung berbagai program kegiatan yang bertujuan untuk menumbuhkembangkan inovasi dan kreativitas mahasiswa di perguruan tinggi. Download sekarang dan rasakan kemudahan dalam mengakses seluruh layanan dalam satu genggaman.

About

Digitalent Mobile

This app offers a digital competency development and training program focused on enhancing skills in information and communication technology. It targets young professionals, the general public, and government officials to boost national productivity and competitiveness in the digital era.

Highlights
  • Digital competency development
  • ICT skills enhancement
  • Training for young workforce
  • Program areas include basic digital literacy and leadership
  • Supports digital ecosystem growth
Features
Read full description

The Digital Talent Scholarship (DTS) is a digital competency development and training program that has supported Indonesia’s digital talent since 2018. The program is designed to enhance the skills, competitiveness, productivity, and professionalism of human resources in the fields of information and communication technology, targeting young members of the workforce, the general public, and government officials working in the communication and digital sectors. DTS aims to strengthen national productivity and competitiveness in the era of Industry 4.0, while helping to meet the growing demand for skilled professionals in technology-related fields. The DTS program currently covers nine main program areas: 1.⁠ ⁠Sekolah Rakyat (People’s School) 2.⁠ ⁠Talenta Digital (Digital Talent Academy) 3.⁠ ⁠PP TUNAS 4.⁠ ⁠Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Merah Putih Village and Urban Community Cooperatives) 5.⁠ ⁠Belajar Mandiri (Micro Skills) 6.⁠ ⁠Literasi Digital Dasar (Basic Digital Literacy) 7.⁠ ⁠Keterampilan Digital Dasar (Basic Digital Skills) 8.⁠ ⁠Aparatur Sipil Negara (Government Transformation Academy) 9.⁠ ⁠Pimpinan Digital (Digital Leadership Academy) Through the Digital Talent Scholarship program, the Ministry of Communication and Digital Affairs of the Republic of Indonesia seeks to build a balanced and collaborative digital ecosystem by strengthening the role of the pentahelix stakeholders : government, communities, higher education institutions, industry, and the media as facilitators and accelerators of Indonesia’s digital economy.

Screenshots

Satudikti4 screens
Digitalent Mobile4 screens

Verdict

The call

Satudikti and Digitalent Mobile are too close to call on the numbers: across 6 compared parameters — price, update cadence, ads and in-app purchases among them — neither pulls far enough ahead to decide it. What separates them is feature set and interface, not measurable difference.

Scored on Price · Rating · Positive reviews · Number of ratings · Update frequency · Ads · In-app purchases · Monetization · Best chart rank · Devices · Requires iOS

CostPrice · In-app purchases · Ads · Monetization

Both are free to download. Neither carries in-app purchases, so what you see is what you pay.

UpkeepUpdate frequency

Both ship on a similar rhythm, roughly every 2 months. The most recent releases landed on October 10, 2026 and October 7, 2026 respectively.

ScorecardNo meaningful differences
Satudikti versus Digitalent Mobile: the parameters behind the verdict, then further details
ParameterSatudiktiDigitalent Mobile
PriceFreeFree
Rating—4.0 (1 ratings) — better
Number of ratings—1 — better
Update frequencyEvery 2 monthsEvery 2 months
AdsNoNo
In-app purchasesNoNo
Monetization—Free
DevicesiPhone, iPad, iPodiPhone, iPad, iPod
Requires iOS12.0 — better13.0
Further details — not scored
Size96 MB53 MB
Age rating17+4+
DeveloperPustekkom KemendikbudDigitalent Kominfo

In-app purchases

None

Satudikti

No in-app purchases

None

Digitalent Mobile

No in-app purchases

Questions

Is Satudikti free?
Satudikti is free to download, with no in-app purchases.
Is Digitalent Mobile free?
Digitalent Mobile is free to download, with no in-app purchases.
Do Satudikti or Digitalent Mobile have ads?
Neither Satudikti nor Digitalent Mobile shows ads.
Which is updated more often, Satudikti or Digitalent Mobile?
Satudikti ships an update every 2 months, and Digitalent Mobile every 2 months. Most recently, Satudikti was updated on October 10, 2026 and Digitalent Mobile on October 7, 2026.

Other comparisons